Kamis, 15 Agustus 2013

Agus Warsono bicara mengenai Buku Puisi Menolak Korupsi gagasan Leak Sosiawan

Sastrawan solo , Leak sosiawan, mengajak Indonesia "Kembali ke Jalan yang Benar". Ternyata masih banyak hati nurani orang Indonesia untuk menyelamatkan negeri ini dari wabah yang nyaris menjadi budaya , yakni Korupsi. Setelah Puisi menolak korupsi sukses dalam penerbitan kali ini akan diterbitkan pula Puisi Menolak Korupsi Jilid II yang diharapkan dapat sampai menyentuh hati Indonesia.
Kegiatan ini didukung oleh 201 penyair dari seluruh Tanah Air. Ternyata masih ada nurani untuk menyadarkan Indonesia dari penyakit yang mulai kronis yakni penyakit apa yang disebut korupsi itu.
Lewat Puisi para penyair Indonesia mencoba menasehati, mengkritik, bahkan mencaci Indonesia. Mereka menaruh harapan agar Indonesia Kembali ke Jalan yang Benar.

Sebagai penyair dan juga seorang guru, saya merasa sangat bermanfaat buku semacam ini sebagai buku bacaan siswa, (tentu saja andai isi puisi dari sekian penyair itu memiliki relevansi dengan pendidikan). Kemendikbud yang baru lalu meluncurkan pendidikan karakter bangsa ternyata hanya "slogan verbalis semata",
dan kemudian pendidikan karakter itu ditelan oleh kampanye "Kurikulum baru". Melalui buku bacaan siswa (buku PMK) , bukan tidak mungkin generasi kita pada gilirannya memiliki karakter bangsa yang didalamnya terdapat indikator tidak korupsi.

Oleh karena berkaitan dengan pendidikan terutama dengan budi pekerti generasi muda, maka kemendikbud harus merespon buku kumpulan Puisi Menolak korupsi ini.
Setelah buku jadi, saya akan tawarkan buku ini melalui media kepada Mentri Kemendikbud sebagai buku bacaan siswa atau Kementrian Pemuda atau Kemendagri, apakah mereka memihak kita atau tidak.

Anggaran pendidikan begitu besar, pengadaan buku perpustakaan menempati anggaran yang juga sangat besar , namun karena masih adanya indikasi kearah "korupsi" terutama pihak penerbit dan pimpinan proyek pengadaan buku, jadilah banyak buku-buku perpustakaan hanya hiasan rak perpustakaan tanpa disentuh siswa karena kurang menarik.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar